pencarian
Province
For
Contain
Area
Price
  lain-lain

- Testimonial
- Terbaru
- Pemesanan Tour Kelompok

  area hotel
- Bali Hotels
Bali Hotels Amed
Bali Hotels Candidasa
Bali Hotels Canggu
Bali Hotels Denpasar
Bali Hotels Jimbaran
Bali Hotels Kuta
Bali Hotels Legian
Bali Hotels Nusa Dua
Bali Hotels Sanur
Bali Hotels Seminyak
Bali Hotels Singaraja
Bali Hotels Tanah Lot
Bali Hotels Tuban Kuta
Bali Hotels Ubud

- Lombok Hotels
Lombok Hotels Kute Beach
Lombok Hotels Senggigi Beach

  hotel
- Aston Kuta
- Apinn Bali
- Bali Bungalo
- Tanaya Bed And Breakfast
- Nathan Hotel
- Dekuta Bali Hotel
- Adhi Jaya Hotel
- Best Western Resort Kuta
- Villa Flamboyant Bali
- Harris Hotel Tuban
- The Oasis Boutique Beach Resort
- The Favehotel Denpasar
- Ramada Resort Camakila
- Sarinande Beach Inn
- Puri Sading Hotel
  berita terkini
- Tirta Empul Tampak Siring
- Pura Goa Gajah
- Pantai Dreamland
- Pasar Seni Sukawati
- Garuda Wisnu Kencana
- Pura Tanah Lot
- Jimbaran
- Pantai Tanjung Benoa
- Uluwatu
- Tiket Pesawat Dari Surabaya
- Tiket Pesawat Murah
- Konferensi Lingkungan Hidup di Bali
- Kuta Karnival Bali

Silahkan daftar untuk isi artikel | LOGIN | Akun Anda


Korea Selatan Tegur Garuda Indonesia
(oleh: Administrator - pada 20 Jul 2007 untuk propinsi Bali)
Penilian dan issue negative terhadap maskapai penerbangan nasional Indonesia masih berlanjut setelah hal yang sama dikeluarkan oleh Uni Eropa beberapa waktu lalu. Saudi Arabia melakukan hal serupa yaitu melarang maskapai penerbangan Indonesia termasuk Garuda Indonesia untuk melayani rute ke negara tersebut. Kemudian Korea Selatan juga mengikuti jejak beberapa negara tadi meminta beberapa maskai penerbangan asing untuk memperbaiki standar kesalamatan penerbangannya termasuk Indonesia yaitu maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.

Maskapai penerbangan lainnya yang mendapat peringatan dari Korea Selatan antara lain Progress Multi Transportation Air, Royal Khmer Airlines, Iran Air, Sakhalinsk Airlines, Vladivostok Air, dan Davalia Far East Airways dari Russia. Keputusan Korea Selatan memberikan teguran kepada tujuh maskapai penerbangan asing ini karena 13 warga negaranya menjadi korban dalam kecelakaan pesawat milik Kamboja beberapa waktu lalu.

Bagi Indonesia teguran ini merupakan pukulan berat karena kasus pelarangan terbang ke beberapa negara yang tergabung dalam Uni Eropa belum selesai, belum lagi dari Saudi Arabia. Menanggai hal tersebut Menteri Perhubungan Indonesia, Jusman Syafii Djamal menyampaikan bahwa teguran dari Korea Selatan belum sampai pada pelarangan terbang bagi Garuda Indonesia.

Dalam waktu bersamaan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Sata mengatakan bahwa pihak Garuda belum mengetahui dan menerima teguran tersebut dari Korea Selatan. Saat ini Garuda Indonesia tetap melayanai penerbangan Denpasar - Seoul dan Jakarta - Seoul sebanyak lima kali dalam semingggu. Bahkan untuk meningkatkan kwalitas pelayanan penerbangan pihak Korea Selatan melalui Korean Air secara rutin melakukan audit terhadap pesawat Garuda. Pengecekan terakhir dilakukan pada bulan Mei 2006 silam. Sementara otoritas penerbangan sipil Korea Selatan telah mengaudit pesawat Garuda pada bulan Maret dan Juni 2007.

Menurut Dirut Garuda, saat ini Garuda Indonesia masih memenuhi standar penerbangan. Sementara itu Kepala Komunikasi Garuda Indonesia Pujobroto menyampaikan, pihaknya akan terus meningkatkan standard keselamatan, pelayanan dan ketepatan jadwal penerbangan ke berbagai rute yang dilayani.



kembali

BERITA LAIN PADA PROPINSI INI
- Bali Dining Festival
- Pariwisata Indonesia dan Bali
- Belanja di Kuta Bali
- Tantangan Pariwisata Indonesia
- Tour di Bali
- Indonesia Minta Cabut Larangan Terbang
- Sanur Village Festival
- Kuta Karnival Bali
- Konferensi Lingkungan Hidup di Bali
- Tiket Pesawat Murah
- Tiket Pesawat Dari Surabaya
- Uluwatu
- Pantai Tanjung Benoa
- Jimbaran
- Pura Tanah Lot
- Garuda Wisnu Kencana
- Pasar Seni Sukawati
- Pantai Dreamland
- Pura Goa Gajah
- Tirta Empul Tampak Siring
- Paket Tour Ke Bali | Panduan Wisata Murah di Bali