Jimbaran
Jimbaran terletak di sebelah selatan Bandara Ngurah Rai merupakan desa atau Kelurahan dibawah kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Desa Jimbaran berbatasan dengan Tuban disebelah utara dan Nusadua disebelah selatan adalah daerah yang kurang subur untuk pertanian. Sebagian daerah dikelilingi oleh tanaman bakau. Sebelum masuknya pariwisata, sebagaian besar mata pencaharian penduduk sebagai nelayan. Bagian selatan adalah daerah perbukitan bertanah kapur yang agak tandus karenanya kurang bagus untuk pertanian dan perkebunan. Kehidupan masyarakat dulunya mengandalkan tanaman pertanian musiman seperti jagung, ketela pohon dan juga peternakan.
Keindahan sumber daya alam yang dimiliki oleh Jimbaran seperti pantai dengan pasir putih dan pemandangan sunset, bukit Jimbaran dengan pesona pemandangan laut (seaview) membuat Jimbaran menjadi incaran para investor untuk menanamkan modalnya. Terdapat banyak sekali fasilitas akomodasi yang terdiri dari hotel melati sampai hotel berbintang di sepanjang pantai Jimbaran-Kedonganan bahkan di sepanjang bukit Jimbaran. Masuknya bidang pariwisata di daerah ini membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakatnya dengan bekerja di hotel-hotels, restaurants ataupun membuka usaha sendiri.
Satu hal yang membuat Jimbaran terkenal adalah pusat hidangan makan malam yang menyajikan hidangan ikan laut (seafood). Di sepanjang pantai Jimbaran dari Pantai Muaya dekat Four Seasons resort Hotel sampai ke Pantai Kedonganan, banyak dijumpai lokal restaurant yang menyajikan hidangan ikan bakar dengan menu khusus Jimbaran yang biasanya terdiri dari, nasi putih, plecing kangkung, kacang goreng dan beberapa juga menyajikan kelapa muda.
Jimbaran terletak di sebelah selatan Bandara Ngurah Rai merupakan desa atau Kelurahan dibawah kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Desa Jimbaran berbatasan dengan Tuban disebelah utara dan Nusadua disebelah selatan adalah daerah yang kurang subur untuk pertanian. Sebagian daerah dikelilingi oleh tanaman bakau. Sebelum masuknya pariwisata, sebagaian besar mata pencaharian penduduk sebagai nelayan. Bagian selatan adalah daerah perbukitan bertanah kapur yang agak tandus karenanya kurang bagus untuk pertanian dan perkebunan. Kehidupan masyarakat dulunya mengandalkan tanaman pertanian musiman seperti jagung, ketela pohon dan juga peternakan.
Keindahan sumber daya alam yang dimiliki oleh Jimbaran seperti pantai dengan pasir putih dan pemandangan sunset, bukit Jimbaran dengan pesona pemandangan laut (seaview) membuat Jimbaran menjadi incaran para investor untuk menanamkan modalnya. Terdapat banyak sekali fasilitas akomodasi yang terdiri dari hotel melati sampai hotel berbintang di sepanjang pantai Jimbaran-Kedonganan bahkan di sepanjang bukit Jimbaran. Masuknya bidang pariwisata di daerah ini membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakatnya dengan bekerja di hotel-hotels, restaurants ataupun membuka usaha sendiri.
Satu hal yang membuat Jimbaran terkenal adalah pusat hidangan makan malam yang menyajikan hidangan ikan laut (seafood). Di sepanjang pantai Jimbaran dari Pantai Muaya dekat Four Seasons resort Hotel sampai ke Pantai Kedonganan, banyak dijumpai lokal restaurant yang menyajikan hidangan ikan bakar dengan menu khusus Jimbaran yang biasanya terdiri dari, nasi putih, plecing kangkung, kacang goreng dan beberapa juga menyajikan kelapa muda.
Cari Hotel Berdasarkan Harga
Area Hotel di Bali
Kategori Hotel Bali
Hotel dalam Promosi
Informasi Liburan